Kemendiknas Akan Beli Lisensi Ujian Cambridge
Posted by Primagama on July 28 2010 09:16:55
SURABAYA – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berencana membeli lisensi ujian Cambridge untuk sekolah berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).

Pembelian lisensi ini bertujuan untuk menekan biaya pendidikan di RSBI yang saat ini masih relatif mahal. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, salah satu penyebab mahalnya biaya pendidikan di RSBI adalah adanya ujian Cambridge. Selama ini untuk mengikuti ujian Cambridge, satu mata pelajaran dipatok sebesar Rp1,5 juta. Sedangkan yang diujikan terdiri atas lima mata pelajaran, yaitu matematika, fisika, bahasa Inggris, biologi, dan kimia. Sehingga, siswa paling tidak harus mengeluarkan biaya Rp7,5 juta untuk ujian Cambridge ini.

Extended News
SURABAYA – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berencana membeli lisensi ujian Cambridge untuk sekolah berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).

Pembelian lisensi ini bertujuan untuk menekan biaya pendidikan di RSBI yang saat ini masih relatif mahal. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, salah satu penyebab mahalnya biaya pendidikan di RSBI adalah adanya ujian Cambridge. Selama ini untuk mengikuti ujian Cambridge, satu mata pelajaran dipatok sebesar Rp1,5 juta. Sedangkan yang diujikan terdiri atas lima mata pelajaran, yaitu matematika, fisika, bahasa Inggris, biologi, dan kimia. Sehingga, siswa paling tidak harus mengeluarkan biaya Rp7,5 juta untuk ujian Cambridge ini.

”Jika kita sudah beli lisensinya, kami berharap biaya di RSBI menjadi lebih murah,” tegas Nuh di Surabaya kemarin. Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh No-vember (ITS) Surabaya ini menyatakan, jika penyebab kemahalan ini bisa diselesaikan secara kolektif atau melalui open source yang bebas biaya, biaya masuk sekolah RSBI bisa lebih murah. Meski demikian, Nuh belum dapat mengambil sikap lantaran masih menunggu hasil evaluasi. “Pengkajian ini kami lakukan untuk memetakan kondisi RSBI yang sebenarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua II Dewan Pendidikan kota Surabaya Isa Anshori menilai, masalah mahalnya biaya pendidikan di RSBI sebenarnya bukan terletak pada ujian Cambridge. Namun, lebih pada keadilan alokasi anggaran yang dikucurkan pemerintah. Karena itu, menurut dia, pembelian lisensi ujian Cambridge tidak akan berdampak apapun terhadap biaya di RSBI. Isa mengatakan, mahalnya biaya di RSBI lebih disebabkan ketidakadilan anggaran serta ketidakjelasan aturan pungutan biaya pendidikan.

Sumber : OkeZone